Luas Mandus

Jalan kikénang ningLuas mandus ditu di tukadé linggahAdêngin mejalan, mapan abingé tegehPilihin tlajakan ané keted enjekin Yénning meserot, ento punyan kayuné gisiNang dingehang munyin yéhé betênanSetata ya nganyudang lali papinehèTegarang pilihin ane encen patutné anyudin Ingetang ngabe apiné ningSawiréh yehé dingin pesan ditu beténanSetondénné cening ngemandusang dewékEnto apiné anggon ngelebur daki Anyudang ning anyudang ya … [Read more…]

Tata Cara Berhubungan Badan (Bersenggama) Menurut Geguritan Sucita Subudi

Ini adalah salah satu Pupuh Sinom dari Geguritan Sucita Subudi karya Ida Ketut Jelantik, sastrawan Bali asal Singaraja, dimana pada jamannya, bahkan sampai hari ini pun, karya beliau masih dinyanyikan di pelosok – pelosok desa, baik sebagai sarana hiburan maupun sebagai sarana untuk mulat sarira (penyadaran diri) yang dibalut dengan cerita apik Sang Sucita dengan … [Read more…]

Filosofi Kopi Susu, Cara Pandang Menilai Sesuatu

Jaman ini, kopi sudah menjadi sebuah minuman yang dapat menghubungkan seseorang dengan orang lainnya. Dari kopi kemudian dapat tercipta ide – ide cemerlang yang kemudian dapat merubah dunia dan peradaban. Jika Anda adalah seorang dengan basic programmer seperti saya, Anda pasti pernah mendengar bahasa pemrograman Java dengan logonya yang khas, yaitu secangkir kopi panas. Jika … [Read more…]

Ngigel Mesaput Poleng

Keberadaanku didunia saat ini adalah sebuah ujian yang telah terjadi kesekian kalinya, karena pada kehidupan sebelumnya jiwaku belum berhasil untuk melaluinya. Jiwaku tertarik kembali ke kehidupan ini untuk kembali menuntaskan apa yang dianggapnya belum tuntas di kehidupan sebelumnya. Setiap perjalanan jiwa didunia ini pasti akan terus diliputi oleh pertanyaan, Apa sesungguhnya tujuanku hidup? Perjalanan dalam … [Read more…]

Geguritan Sebuah Tuntunan Hidup

Seusai mengadakan relaunching dan bedah buku Shastra Wangsa oleh Bali Wisdom kemarin di Universitas Hindu Indonesia, Putu Yudiantara mengajak saya duet megegitan / geguritan untuk menghibur setelah hampir seharian memfokuskan diri pada acara. Wayan Dwitanaya dan Sutrisna Alverston tanpa isyarat lalu langsung mengambil kamera untuk merekam 🙂 Saya memilih untuk menyayikan beberapa bait dari geguritan … [Read more…]

Kesadaran & Pikiran

Jika diibaratkan manusia sebagai sebuah komputer, manusia adalah komputer tercanggih yang pernah ada di dunia ini. Hanya saja kita sering lupa akan kemampuan – kemampuan canggih yang kita miliki sedari kita terlahir di dunia ini. Kealpaan itu disebabkan adanya keterbatasan yang dibentuk oleh ego, lingkungan dan berbagai konsep lain yang sudah kita rekam sedari kita … [Read more…]

Banten (Sajen), Sebuah Peta Pemolaan Energi

Kutipan lontar Yadnya Prakerti, “Shananing banten pinaka ragante twi, pinaka warna rupaning Ida Bhatara, pinaka andha bhuwana.” Artinya, “Segala jenis banten adalah simbol dirimu sendiri, Simbol kemahakuasaan Ida Bhatara, serta simbol isi dari Jagat Raya.” Begitulah warisan leluhur yang saat ini kita miliki. Simbol – simbol ini diwariskan agar kita mampu memahami kesejatian diri, kesejatian … [Read more…]

Sudut Pandang

Suatu hari saya berdiskusi mengenai sebuah kebenaran. Teman diskusi saya mengatakan, kebenaran tersebut adalah hukum, karena negara ini berlandaskan hukum. Hukum harus ditegakan, bagaimanapun caranya. Meskipun harus membuat akun palsu untuk mengalihkan opini pembaca dalam group itu pun menjadi sebuah kebenaran demi hukum dan konstitusi yang harus ditegakan. Saya menyadari diskusi semacam ini adalah diskusi … [Read more…]

Geguritan I Cetrung

Geguritan Cetrung sangat familiar ditelinga saya karena sewaktu saya SD saya sudah diajak menyanyikan lagu sederhana ini oleh almarhum Bapak Ngurah yang waktu itu menjadi wali kelas saya di kelas 5. I Cetrung ini dinyanyikan dengan menggunakan pupuh Sinom. Dalam geguritan ada berbagai macam pupuh. Sinom hanya salah satunya saja. Biasanya setiap pupuh memiliki nada … [Read more…]

Saat Jenuh Datang dan Tubuh Merespon

Dua hari kebelakang tubuh ini memberikan sinyal tidak enak. Alhasil, saya harus beristirahat total. Tidur seperti layaknya orang yang tidak bernyawa. Dalam tidur ini, jiwa seakan berkelana ketempat tempat yang belum pernah dikunjungi oleh tubuh ini. Sebuah tempat yang asing, banyak pohon – pohon besar dimana dibawahnya terdapat patung – patung yang juga besar. Menaiki … [Read more…]